Home » Blog » Ulasan Zuvi ColorBox: Printer Pewarna Rambut yang Bermasalah

Ulasan Zuvi ColorBox: Printer Pewarna Rambut yang Bermasalah

Zuvi ColorBox, aplikasi yang dikembangkan untuk mencetak pewarna rambut, masih berada dalam tahap beta saat saya mencoba menggunakan. Namun, pengalaman saya dengan aplikasi ini cukup membingungkan dan merepotkan. Meskipun konsepnya terdengar menarik — memilih dari lebih dari 1.000 warna pewarna rambut yang telah dikonfigurasi sebelumnya — pelaksanaannya kurang memuaskan. Pengguna dapat melihat bagaimana warna tersebut terlihat di atas warna dasar rambut, mulai dari “blonde terang” hingga “coklat terang.” Selain itu, pengguna dapat mengunggah gambar dan memilih warna dari foto tersebut. Namun, proses ini melibatkan banyak permintaan akses ke foto di ponsel, dan saya harus secara tepat menyentuh piksel yang dipilih untuk pemilih warna — cara ini jauh lebih rumit dibandingkan dengan cara yang digunakan di Instagram Stories.

Pengalaman Mencoba Pewarna Neon Pink

Saya mencoba mereplikasi warna neon pink yang sudah saya sempurnakan selama 10 tahun. Pertama, saya memilih piksel dari foto di mana rambut saya terlihat sangat berwarna. Aplikasi ini merekomendasikan suatu warna, dan saya meminta mesin untuk mengeluarkan jumlah sampel kecil. Hasilnya, sedikit pewarna dasar putih keluar, diikuti oleh sedikit “merah,” yang sebenarnya lebih terlihat seperti magenta. Setelah mencampurnya, saya merasa warnanya tidak tepat — terlalu pastel dan tidak mencolok. Ketika saya menerapkannya pada ekstensi rambut level 10 berwarna blonde, hasilnya semakin pudar, dan jauh dari warna neon pink yang saya inginkan.

Masalah dengan Pewarnaan yang Dihasilkan

Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, saya mengambil tangkapan layar dari swatch warna dari merek pewarna rambut yang saya gunakan dan memberi tahu aplikasi ColorBox untuk menirunya. Sekali lagi, hasil dari sampel yang dikeluarkan terlihat tidak memuaskan. Mesin ini mengeluarkan sedikit pewarna dasar, sedikit merah, dan kemudian mencoba selama 10 menit untuk menghasilkan warna kuning dari cartridge, namun gagal. Aplikasi ini terus memberi tahu saya, “Mengeluarkan … 91 persen,” seolah-olah itu adalah pencapaian. Saya merasa frustrasi, karena ini adalah pekerjaan yang sebenarnya bisa saya lakukan sendiri dengan lebih baik. Meskipun demikian, saya tetap berusaha optimis dan menunggu hasilnya. Setelah mencampurkan sampel yang dihasilkan, yang tidak memiliki warna kuning, saya tetap tidak puas. Meskipun lebih dekat ke warna yang saya inginkan, hasilnya hanya terlihat seperti versi sedikit lebih berpigmen dari warna pertama yang saya coba. Keduanya tidak sesuai dan tidak mencolok.

Kesimpulan

Pengguna dapat memilih dari roda warna atau menyesuaikan warna yang direkomendasikan, tetapi saya tidak pernah bisa mendapatkan warna pink yang saya cari. Dimanapun saya pergi di roda warna, saya tidak bisa mendapatkan warna yang benar-benar intens. Semua hasilnya adalah variasi dari warna pastel yang sama. Aplikasi ini juga berusaha memberikan estimasi tentang bagaimana warna akan terlihat pada berbagai warna dasar rambut. Namun, bagi siapa saja yang berpengalaman, warna-warna cerah tidak akan terlihat mencolok kecuali diterapkan pada rambut yang sudah dicerahkan atau berwarna sangat terang. Bagi pengguna di Indonesia, di mana tren pewarnaan rambut cerah semakin populer, Zuvi ColorBox mungkin belum bisa menjadi pilihan yang tepat.


Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *