Roblox akan segera menerapkan perubahan signifikan dalam akses permainan di platformnya. Mulai sekarang, pemain yang ingin menikmati game yang ditujukan untuk usia sembilan tahun ke atas diharuskan melalui proses verifikasi usia. Langkah ini diambil sebagai bagian dari peluncuran akun Roblox Kids dan Roblox Select, yang menawarkan tingkat perlindungan berbeda untuk anak-anak dari berbagai kelompok usia.
Perubahan Terkait Keamanan Anak
Roblox menghadapi kritik tajam terkait isu keselamatan anak di platformnya dan tengah menghadapi beberapa gugatan dari negara bagian. Sebagai respons, perusahaan telah meluncurkan berbagai fitur untuk meningkatkan keamanan, termasuk penguncian konten seksual, peningkatan kontrol orang tua, dan keharusan melakukan pemeriksaan usia untuk mengakses fitur chat. Menurut data dari Roblox, lebih dari 50 persen dari 144 juta pengguna aktif harian di seluruh dunia telah menyelesaikan proses verifikasi usia.
Detail Akun Baru
Ketika akun baru diperkenalkan, jika verifikasi usia Roblox menunjukkan bahwa pengguna berusia antara lima hingga delapan tahun — atau jika pengguna memilih untuk tidak melakukan verifikasi — mereka akan otomatis mendapatkan akun Roblox Kids. Akun ini hanya akan memberikan akses ke game dengan label konten “Minimal” atau “Mild”, dan fitur chat akan dinonaktifkan secara default, meskipun orang tua dapat memberikan persetujuan untuk individu yang dapat diajak chat oleh anak mereka. Sementara itu, akun Roblox Select akan ditujukan bagi pengguna berusia sembilan hingga lima belas tahun, memberikan akses ke game dengan label “Moderate”. Fitur chat juga akan diaktifkan secara bertahap berdasarkan usia pengguna, seperti yang dijelaskan oleh Matt Kaufman, Kepala Keamanan Roblox, dalam briefing dengan wartawan.
Proses Verifikasi dan Kontrol Orang Tua
Orang tua yang menghubungkan akun mereka dengan akun anak dapat menetapkan usia anak. Seiring bertambahnya usia anak, mereka akan otomatis bertransisi dari akun Kids ke akun Select, dan kemudian dari akun Select ke akun standar. Pengguna dari kedua jenis akun baru hanya dapat memainkan game yang telah melewati proses ulasan tiga langkah. Pengembang game harus terverifikasi dengan ID yang dikeluarkan pemerintah atau terhubung dengan akun orang tua, mengaktifkan otentikasi dua faktor, serta memiliki langganan Roblox Plus. Selain itu, game harus melewati sistem moderasi multimodal waktu nyata Roblox, dan Roblox juga akan memantau laporan pengguna dari pemain yang lebih tua untuk menentukan apakah sebuah game aman untuk pemain yang lebih muda. Game juga harus memiliki label konten yang sesuai; label ini nantinya akan diganti dengan standar yang sejalan dengan International Age Rating Coalition seperti ESRB pada tahun ini.
Tidak Ada Waktu Pastinya untuk Proses Ulasan
Roblox belum memberikan informasi spesifik mengenai berapa lama proses ulasan tersebut akan berlangsung. “Kami ingin memastikan bahwa kami memiliki cukup informasi tentang setiap game dari evaluasi waktu nyata sebelum ditampilkan kepada akun Select dan Kids berdasarkan kematangan konten game tersebut,” ungkap juru bicara Roblox, Juliet Chaitin-Lefcourt. Meski demikian, perusahaan yakin bahwa sebagian besar game favorit pengguna yang telah melewati proses ulasan akan “siap dan menunggu” untuk dimainkan kembali.
Kontrol Orang Tua yang Ditingkatkan
Perusahaan juga memperkenalkan kontrol orang tua baru, termasuk kemampuan bagi orang tua untuk memblokir game tertentu untuk anak mereka hingga anak tersebut berusia 16 tahun. Roblox berencana untuk membuat semua pembaruan yang diumumkan pada hari Senin akan tersedia di seluruh dunia pada awal Juni.
Kesimpulan
Dengan langkah ini, Roblox berupaya menciptakan lingkungan yang lebih aman dan terjamin bagi penggunanya, terutama anak-anak. Penerapan verifikasi usia adalah langkah penting dalam menjawab kekhawatiran yang berkembang tentang keselamatan anak di platform gaming, dan diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi orang tua di Indonesia dan di seluruh dunia.